ORA WEDI GETIH !!!!!!!!!!!!

selamat datang di blog kami
kalau anda orang indonesia yang cinta indonesia kunjungi kami di sini

Jumat, 21 Oktober 2011

Blunder PSSI Bung Djohar


Kontroversi, sebuah kata yang nampaknya sangat lekat dan identik dengan organisasi sepakbola tanah air, PSSI. Sejak lama organisasi yang lebih tua dari Negara Indonesia tercinta ini sering dilanda isu-isu yang tak ada habisnya. Umumnya, bukan kabar baik yang muncul dari kantor pusatnya di Senayan, melainkan citra buruk terus terpampang jelas di wajah organisasi olahraga nomor wahid di tanah air itu. Yang paling fenomenal adalah era kepemimpinan Nurdin Halid. Era Nurdin dianggap masyarakat pecinta sepakbola nasional sebagai masa terburuk dalam sejarah kepengurusan Federasi tersebut. Nurdin dianggap banyak pihak terlalu menyeret sepakbola ke ranah politisasi yang seakan-akan menjadikan sepakbola sebagai barang dagangan yang seenaknya sendiri dijual ke partai politik tertentu sebagai ajang kampanye paling efektif. Namun bukan cuma zaman Nurdin saja terdapat banyak kontroversi, Di era kepemimpinan baru, Prof Djohar Arifin Husin dan organisasi yang dipimpinnya dianggap melakukan hal nyaris serupa dengan Nurdin Halid cs. Banyak keputusan yang sangat kontroversial lahir di awal kepemimpinannya di PSSI. Mulai dari Kompetisi, Hak Siar, hingga sapu bersih dan cuci gudang yang diterapkannya terhadap sepakbola dalam hal ini PSSI. Berikut ane akan membahas blunder-blunder yang dilakukan PSSI era Djohar AH.
Sapu Bersih Serba Nurdin
Bukan hanya perusahaan yang mampu melakukan cuci gudang alias sapu bersih, Organisasi yang memiliki anggaran dasar dan rumah tangga yang jelaspun mampu melakukannya dengan sangat simpel dan cepat sekali.
1. Pecat Riedl
Kesan anti Nurdin begitu lekat dengan PSSI baru ini. Ekspektasi masyarakat yang terlanjur benci dengan Nurdin Halid memang sangat besar terhadapnya, namun sang profesor keblabasan dengan membuang semua yang berbau Nurdin. Mulai dari pengurus, Kompetisi, bahkan hingga Pelatih Timnas yang sebenarnya hanya mengurusi teknis bermain jadi kena batunya dianggap sebagai antek nurdin. Dianggap tak punya surat kontrak dengan PSSI, Alfred Riedl yang cemerlang di AFF akhir tahun lalu harus merelakan pekerjaannya diambil orang hanya karena komunikasi yang salah.
2. Kompetisi Amburadul

Jika mencari prestasi apa yang mampu diberikan Nurdin Halid dalam Kpemimpinannya sejak tahun 2003 di PSSI, jawabannya adalah ISL. ISL menjadi kompetisi paling sempurna dalam sejarah sepakbola tanah air. ISL menjadi kompetisi resmi, profesional, dan punya nilai jual yang bagus. Banhkan menurut penilaian AFC, Kompetisi yang dimulai sejak 3 tahun silam ini menduduki ranking 8 Asia dan masih yang terbaik di daratan ASEAN. Bahkan soal sponsorship, ISL hanya kalah dari Jepang. Ngebanggain kagak tuh gan... Dari tahun ke tahun ISL semakin mantap dan membenahi dirinya. Kompetisi dibawah naungan PT LI ini semakin sedikit mEndapat kritik. Kompetisi yang dikenal selalu khas dengan keributan dan anarkisme suporter ini, menjadi harum citranya dari tahun ke tahun. Tak lagi terdengar keributan antar suporter di ISL edisi terakhir. Bahkan kita boleh bangga dengan suporter-suporter yang slalu meramaikan pentas kasta tertinggi kita tersebut. Memang ISL belum sempurna, masih banyak kekeliruan dan kelemahan yang ada saat berjalannya kompetisi. Namun jika kompetisi yang sedang bertahap menjadi lebih baik itu dirombak dengan cara yang sangat tidak elegan dan cenderung sangat memaksa.
PSSI baru ala Profesor Djohar membuat mawut(amburadul)kompetisi tersebut. Keputusan-keputusan aneh yang banyak dibuat soal kompetisi rasanya sangat mencerminkan sikap tak profesional PSSI. Ide tentang kompetisi terus-menerus berubah, setelah akan menggelar kompetisi dengan format 2 wilayah, lalu 1 wilayah dengan 18 tim. Kini PSSI mantap dengan kompetisi 1 wilayah 24 tim. Jelas sangat aneh. PSSI terlihat sangat mengakomodir banyak kepentingan, salah satunya dari LPI. Kompetisi PERUSAK bentukan Arifin Panigoro sangat mencerminkan sikap gegabah yang ditunjukkan PSSI. Banyak tim yang langsung masuk ISL tanpa promosi misal PSMS Medan yang memang karena Djohar orang Medan yang punya fanatisme terhadap Ayam Kinantan. Memungut kembali Bontang FC ke kasta tertinggi. Dan yang paling kontroversial mengakomodir 4 tim eks LPI antara lain Persema, Persebaya, Persibo, dan PSM. Sampai hari diterbitkannya entri ini, belum jelas kelangsungan kompetisi ini. Bahkan kompetisi tandingan siap digelar 14 tim lain yang membelot. Nama yang dipakai juga terdengar sangat LPI, nama yang dipakai ialah Indonesia Premier League, atau jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia berarti Liga Primer Indonesia. Pengurus liga ini juga orang LPI, lihat saja Sihar Sitorus yang merupakan anggota k73, Abi Hasantoso orang LPI juga. Sukses bagi Gundol dan kawan-kawan, dengan kekayaannya bos Medco ini mampu menyetir orang-orang PSSI.
3. Hak Siar Kacau Balau


Soal hak siar, ANTV menjadi yang paling dirugikan. TV Swasta milik keluarga Bakrie tersebut harus merelakan 2 proyek besar soal penyiaran sepak bola Indonesia. ANTV yang sebelumnya mendapat hak siar ISL dan pertandingan Timnas Indonesia harus merelakan hak tersebut karena manajemen tender yang tak transparan dan cacat hukum.
Soal siaran timnas yang sedianya akan disiarkan oleh ANTV selama beberapa tahun ke depan harus diberikan ke SCTV. Lagi -lagi ANTV kehilangan hak menyiarkan laga kompetisi karena diraup oleh MNC Group. Entah karena sikap anti-Nurdin yang lekat sehingga keluarga Bakrie yang dikenal sangat dekat dengan Nurdin harus kena batunya.
Demikian blunder-blunder yang dilakukan PSSI di periode awal kepemimpinannya. Kendati terlalu singkat menilai prestasi mereka di waktu sesingkat ini, tapi kita tentu berharap perbaikan di masa depan. Thx 4 Read entri ane. cakepan lagi kalo komen. Entri Ini No Repost. Kalo ada yang sama berarti copas dari blog ane. Wassalam

Sabtu, 01 Oktober 2011

ANDREA BOCELLI (THE SPIRIT OF BLIND)



Buat ente yang demen ama musik klasik ame opera pasti kenal no ame Mister Andrea Bocelli. Suara tenor yang jadi andalan biduan asal Negeri Pizza ini emang bikin semua orang pade jatuh cinte, tak terkecuali ane yang demen banget ama musik-musik klasik karya bang Andrea. Bukan cume ane aje yang ngefans ame penyanyi lagu Con Te Partiro ini, mak ane juga ngefans ame orang ini ampe ngefansya, beliau kasih nama depan ane Andrean yang terinspirasi ame Andrea Bocelli.

Kalo ndengerin lagu Andrea Bocelli kita pasti kagak pernah nyangka kalo ni penyanyi rupanya seorang tunanetra alias buta penglihatan. Awalnya ane juga kagak percaya gan... tapi setelah ane cari di mbah googel ame ngkong wiki akhirnya ketemu juga info kalo Andrea seorang tunanetra. Setelah tahu fakta itu ane semakin ingin tahu soal Don Andrea (kayak mafia aja ni gannnn). Ane akhirnya nemu di wiki soal sejarah hidup ame awal karir Andrea Bocelli ini. Ini dia ane critain

Bocelli kecil tinggal di perkebunan zaitun di kota Lajatico. Bocelli ame kluarganye emang merupakan keluarga penganut Katolik yang taat.Waktu masih bocah udah jadi pemain organ di gereja. Bocelli kecil yang sejak lahir menderita congenital glaucoma, pada umur 12 tahun mengalami kebutaan total akibat kecelakaan saat main sepak bola.Tetapi kebutaan gak menghalangi Bocelli untuk untuk meraih gelar doktor ilmu hukum dan bahkan sempat berpraktik sebagai pengacara.Sangar gak tuh gan. Dengan motivasi dari ibunya, dia meraih gelar doktor ilmu hukum di University of Pisa dengan mempelajari dokumen berhuruf Braille.
Pada usia enam tahun, Bocelli mulai belajar piano, flute, saksofon, trumpet, trombon, harpa, gitar, dan drum. Awal karir Bocelli sebagai sebagai penyanyi adalah ketika ia memenangi lomba menyanyi Margherita d'Oro di Viareggio dengan lagu "O Sole Mio" yang dibawakannya. Ketika itu, bang Bocelli masih berusia 14 tahun dan udah dua tahun mengalami kebutaan. Panggilan hati Andrea adalah menyanyi, di samping belajar hukum dia senang menyanyi dan belajar menyanyi. Siang bekerja sebagai pengacara dan malamnye menyanyi di bar dan tekun berlatih dengan gurunya, Luciano Bettarini. Sukses Bocelli nggak lepas dari peran Luciano Pavarotti ketika pada tahun 1992, seorang musisi rock Italia, Zucchero membuat demo tape lagu Miserere dengan suara Bocelli dan ngirimin ke Pavarotti, tetapi justru Pavarotti menyarankan Zucchero buat berkolaborasi ama Bocelli. Di dunia musik internasional nama Bocelli dikenal ketika berduet dengan penyanyi sopran Sarah Brightman menyanyikan lagu Time to Say Goodbye(Lagu favorit ane gan). Di tahun 1998 Bocelli bersama dengan Celine Dion berkolaborasi dalam lagu "The Prayer"(Lagu Terindah versi gue gan). Lagu "The Prayer" ini menangin penghargaan Kusala Golden Globe sebagai lagu latar terbaik dalam film Quest for Camelot. Bocelli juga berkolaborasi ame Bono, vokalis group band U2 dalam versi Inggris lagu L'Incontro.
Lebih dari itu bang Bocelli udah ngispirasi kita buat jadi orang yang tangguh dan gak gampang menyerah. Kecintaannya ama musik klasik bikin Andrea gak tanggung-tanggung masuk ke dunia yang diimpikannya tanpa mikirin kondisinya yang ngalamin kebutaan. Bocelli adalah cermin seseorang yang kagak pernah menyerah dalam perjuangkan mimpinya. Kebutaannya justru membuat Don Andrea kuat dan semakin mencintai dunianya. Salut
Ane punya link lagu bang Andrea Bocelli yang paling fenomenal, bisa didengerin buat nemenin tidur malem ente
1. Andrea Bocelli - L'incontro
"http://www.4shared.com/audio/Y3zeghXO/Classic_-_Andrea_Bocelli_-_L_I.htm"
2. Andrea Bocelli - Besame Mucho
"http://www.4shared.com/audio/lArxIYlO/Andrea_Bocelli_-__Besame_Mucho.htm"
3. Andrea Bocelli - The Lord's Prayer
"http://www.4shared.com/audio/mI-S4RT3/05_Andrea_Bocelli_-_The_Lords_.html?cau2=403tNull"
4. Andrea Bocelli - Con Te Partiro
"http://www.4shared.com/audio/q87qsAvF/Andrea_Boceli_-_Con_Te_Partiro.htm"
5. Andrea Bocelli - Because We Believe
"http://www.4shared.com/audio/IAo2IF51/Andrea_Bocelli_-_Because_We_Be.htm"
6. Andrea Bocelli - Romanza
"http://www.4shared.com/audio/_MGdUJYY/andrea_bocelli_-_Romanzamp3.htm"
7. Andrea Bocelli - Silent Night
"http://www.4shared.com/audio/WDAQs23I/andrea_bocelli_-_silent_night.htm"
8. Andrea Bocelli ft. Celine Dion - The Prayer
"http://www.4shared.com/audio/f633Jw5J/Celene_Dion__Andrea_Boceli_-_T.htm"
Thanx 4 read my entry. Cakepan lagi kalo ente-ente comment

Cara Menampilkan Widget Recommendations Facebook pada Tampilan Blogger

Widget Recommendations Facebook berfungsi untuk menampilkan postingan yang di publikasikan lewat facebook. Bila belim jelas ente lihat gambar di BAWAH.

Pada gambar tersebut menampilkan postingan blog yang telah dishare di Facebook Bila ente ingin membuat widget ibi silahkan login Facebook ente kemudian klik link berikut

1. Buka Situs
http://developers.facebook.com/docs/reference/plugins/recommendations/

2. Lalu muncul halaman seperti ini



3. Lalu isi field yang tersedia


Pada halaman tersebut ente diminta mengisi data yang diperlukan dalam widget ini. Sesuai urutan nomer yang tertera pada gambar tersebut.
1. Isi dengan alamat blog ente
2. Untuk mengatur lebar kotak widget
3. Untuk mengatur tinggi kotak widget
4. Pilihan warna baground widget ini ada 2
5. Untuk mengatur link blank ente tidak perlu mengaturnya
6. Adalah untuk border atau garis tepi widget, lewati saja
7. Pilih jenis hurufnya
Bila sudah emudian klik GET CODE

4. Kalo sudah ente pasti dapat kode rekomendasi, seperti



Selamat mencoba bray, kalo ente sekalian berhasil ane ikut seneng. lebih seneng lagi kalo komen! MAKSA NI GAN

Cara Menampilkan Buku Tamu atau Chat Box pada Tampilan Blogger

Saat ini wong gendheng mau bagi-bagi cara menambahkan gadget buku tamu di blog.. buku tamu ini sangat penting ada di blog ente.. agar blogger lain bisa berkunjung ke blog anda dengan meninggalkan pesan di buku tamu ini.. dan dari buku tamu ini bisa meningkatkan rating para ente sekalian, caranya adalah

1. Buka www.shoutmix.com, lalu ente akan menemukan halaman seperti ini

2. Lalu klik "create shoutbox", dan akan muncul tampilan seperti ini

3. Jika sudah berhasil melakukan registrasi maka akan muncul halaman seperti ini

4. Untuk langkah selanjutnya, copy scrip di bagian saya beri kotak merah. lalu silahkan copykan ke blog Gendengerz. Rancangan --> Elemen Layar --> Tambah Gadget (kotak hijau) lalu pilih yang HTML/Java Script dengan meng-klik tanda plus (+)nya.. (kotak merah)

5. Paste Link tersebut --> simpan

6. Kalo sudah lihat blog ente pada sidebarnya akan muncul tampilan seperti ini

Selamat mencoba. ANE akan ikut senang bila ente sekalian berhasil. Untuk lebih baiknya lagi comment postingan ini

Jumat, 30 September 2011

9 TEMPAT TER-"SANGAR" DI DUNIA- 9 COOLEST PLACE IN DA WORLD

1. Teotihuacan (Mexico)

Teotihuacan – also written Teotihuacán, with a Spanish orthographic accent on the last syllable – is an enormous archaeological site in the Basin of Mexico, containing some of the largest pyramidal structures built in the pre-Columbian Americas. Apart from the pyramidal structures, Teotihuacan is also known for its large residential complexes, the Avenue of the Dead, and numerous colorful, well-preserved murals. Additionally, Teotihuacan produced a thin orange pottery style that spread through Mesoamerica.
2. Machu Picchu (Peru)

Machu Picchu is a pre-Columbian 15th-century Inca site located 2,430 metres (7,970 ft) above sea level.[1][2] It is situated on a mountain ridge above the Urubamba Valley in Peru, which is 80 kilometres (50 mi) northwest of Cusco and through which the Urubamba River flows. Most archaeologists believe that Machu Picchu was built as an estate for the Inca emperor Pachacuti (1438–1472). Often referred to as the "Lost City of the Incas", it is perhaps the most familiar icon of the Inca World.
3. Acropolis of Athens (Greece)

The Acropolis of Athens or Citadel of Athens is the best known acropolis in the world. Although there are many other acropoleis in Greece, the significance of the Acropolis of Athens is such that it is commonly known as The Acropolis without qualification. The Acropolis was formally proclaimed as the preeminent monument on the European Cultural Heritage list of monuments on 26 March 2007.[2] The Acropolis is a flat-topped rock that rises 150 m (490 ft) above sea level in the city of Athens, with a surface area of about 3 hectares. It was also known as Cecropia, after the legendary serpent-man, Cecrops, the first Athenian king.
4. Leptis Magna (Libya)

Leptis Magna also known as Lectis Magna (or Lepcis Magna as it is sometimes spelled), also called Lpqy, Neapolis, Lebida or Lebda to modern-day residents of Libya, was a prominent city of the Roman Empire. Its ruins are located in Khoms, Libya, 130 km (81 mi) east of Tripoli, on the coast where the Wadi Lebda meets the sea. The site is one of the most spectacular and unspoiled Roman ruins in the Mediterranean.
5. Timbuktu (Mali)

Timbuktu, formerly also spelled Timbuctoo, is a town in the West African nation of Mali situated 15 km (9.3 mi) north of the River Niger on the southern edge of the Sahara Desert. The town is the capital of the Timbuktu Region, one of the eight administrative regions of Mali. It had a population of 54,453 in the 2009 census.
Starting out as a seasonal settlement, Timbuktu became a permanent settlement early in the 12th century. After a shift in trading routes, Timbuktu flourished from the trade in salt, gold, ivory and slaves and became part of the Mali Empire early in the 13th century. In the first half of the 15th century the Tuareg tribes took control of the city for a short period until the expanding Songhay Empire absorbed the city in 1468. A Moroccan army defeated the Songhay in 1591, and made Timbuktu, rather than Gao, their capital. The invaders established a new ruling class, the arma, who after 1612 became independent of Morocco. However, the golden age of the city was over and it entered a long period of decline. Different tribes governed until the French took over in 1893, a situation that lasted until it became part of the current Republic of Mali in 1960. Nowadays Timbuktu is impoverished and suffers from desertification. Several initiatives are being undertaken to revive the historic manuscripts still kept in the city. Meanwhile, tourism forms an important source of income.
In its Golden Age, the town's numerous Islamic scholars and extensive trading network made possible an important book trade: together with the campuses of the Sankore madrassah, an Islamic university, this established Timbuktu as a scholarly centre in Africa. Several notable historic writers, such as Shabeni and Leo Africanus have described Timbuktu. These stories fuelled speculation in Europe, where the city's reputation shifted from being extremely rich to being mysterious. This reputation overshadows the town itself in modern times, to the point where it is best known as a metaphor for a distant or outlandish place.
6. Epidaurus Theater (Greece)
Epidaurus was independent of Argos and not included in Argolis until the time of the Romans. With its supporting territory, it formed the small territory called Epidauria. Reputed to be the birthplace of Apollo's son Asclepius, the healer, Epidaurus was known for its sanctuary situated about five miles (8 km) from the town, as well as its theater, which is once again in use today. The cult of Asclepius at Epidaurus is attested in the 6th century BC, when the older hill-top sanctuary of Apollo Maleatas was no longer spacious enough.
There were two other similarly named Greek cities. One Epidaurus in Dalmatia and another Epidaurus Limera in Laconia.
The asclepieion at Epidaurus was the most celebrated healing center of the Classical world, the place where ill people went in the hope of being cured. To find out the right cure for their ailments, they spent a night in the enkoimeteria, a big sleeping hall. In their dreams, the god himself would advise them what they had to do to regain their health. Found in the sanctuary, there was a guest house for 160 guestrooms. There are also mineral springs in the vicinity which may have been used in healing.
Epidaurus is southeast of Delphi, across the peninsula from Argos.
Asclepius, the most important healer god of antiquity, brought prosperity to the sanctuary, which in the 4th and 3rd centuries BC embarked on an ambitious building program for enlarging and reconstruction of monumental buildings. Fame and prosperity continued throughout the Hellenistic period. In 87 BC the sanctuary was looted by the Roman general Sulla, and in 67 BC, it was plundered by pirates. In the 2nd century AD, the sanctuary enjoyed a new upsurge under the Romans, but in AD 395 the Goths raided the sanctuary.
Even after the introduction of Christianity and the silencing of the oracles, the sanctuary at Epidauros was still known as late as the mid 5th century, although as a Christian healing center.
7. Christ The Redeemer (Brazil)
Christ the Redeemer (Portuguese: Cristo Redentor) is a statue of Jesus Christ in Rio de Janeiro, Brazil; considered the largest Art Deco statue in the world and the world's 5th largest statue of Jesus Christ. It is 39.6 metres (130 ft) tall, including its 9.5 metres (31 ft) pedestal, and 30 metres (98 ft) wide. It weighs 635 tonnes (625 long,700 short tons), and is located at the peak of the 700-metre (2,300 ft) Corcovado mountain in the Tijuca Forest National Park overlooking the city. A symbol of Christianity, the statue has become an icon of Rio and Brazil. It is made of reinforced concrete and soapstone, and was constructed between 1922 and 1931.
8. Alhambra (Spain)
The Alhambra is a palace and fortress complex located in the Province of Granada, Spain. It was constructed during the mid 14th century by the Moorish rulers of the Emirate of Granada in al-Andalus, occupying the top of the hill of the Assabica on the southeastern border of the city of Granada.
The Alhambra's Moorish palaces were built for the last Muslim Emirs in Spain and its court, of the Nasrid dynasty. After the Reconquista (reconquest) by the Reyes Católicos ("Catholic Monarchs") in 1492, some portions were used by the Christian rulers. The Palace of Charles V, built by Charles V, Holy Roman Emperor in 1527, was inserted in the Alhambra within the Nasrid fortifications. After being allowed to fall into disrepair for centuries, the Alhambra was "discovered" in the 19th century by European scholars and travelers, with restorations commencing. It is now one of Spain's major tourist attractions, exhibiting the country's most significant and well known Islamic architecture, together with 16th-century and later Christian building and garden interventions. The Alhambra is a UNESCO World Heritage Site, and the inspiration for many songs and stories.
9. Pompeii (Italy)
The city of Pompeii is a partially buried Roman town-city near modern Naples in the Italian region of Campania, in the territory of the comune of Pompei. Along with Herculaneum, Pompeii was destroyed and completely buried during a long catastrophic eruption of the volcano Mount Vesuvius spanning two days in the year AD 79. The eruption buried Pompeii under 4 to 6 meters of ash and pumice, and it was lost for nearly 1700 years before its accidental rediscovery in 1749. Since then, its excavation has provided an extraordinarily detailed insight into the life of a city at the height of the Roman Empire. Today, this UNESCO World Heritage Site is one of the most popular tourist attractions of Italy, with approximately 2,500,000 visitors every year.

Kamis, 29 September 2011

Halalkah Dalam Sepakbola??

Sepakbola sebagai olahraga paling digandrungi di seluruh penjuru dunia, nampaknya menjadikan semua hal tentangnya menarik untuk dibahas. Termasuk hal-hal yang nampaknya masih dianggap tabu dalam sepakbola. Kebanyakan pemain melakukan ini untuk mangharapkan keuntungan dan belas kasihan dari wasit yang memimpin pertandingan. Hal-hal tersebut bak pisau belati, apabila salah menggunakannya bisa jadi malapetaka bagi tim yang melakukannya. Hal-hal tersebut antara lain:
1. Diving

Diving dalam sepakbola adalah hal yang dianggap tabu tapi cukup sering dilakukan. Secara etimologi diving berarti menyelam, pemain menjatuhkan diri seperti menyelam di atas lapangan hijau. Secara defininsi diving berarti menjatuhkan diri tanpa adanya sebuah gangguan atau pelanggaran yang dilakukan pemain lawan. Diving adalah hal yang paling dibenci sekaligus disenangi oleh devender lawan. Ditakuti jika sang "diver" sukses mengelabuhi pandangan dan perspektif wasit soal hal yang terjadi di lapangan hijau. Senang bila aksi diver terbaca oleh wasit dan pelakunya diganjar hukuman setimpal oleh wasit. Banyak pesepakbola hebat mempunyai kemampuan khusus untuk hal yang satu ini. Sebut saja Filipo Inzaghi, Jurgen Klinsmann, dan pesepakbola termahal dunia Cristiano Ronaldo. Paling fenomenal adalah diving Jurgen Klinsmann saat final Pial Dunia 1990. Aksinya menjatuhkan diri saat man to man duel dengan defender Argentina Pedro Monzon menjadikannya pahlawan sekaligus lawan bagi banyak pecinta sepakbola dunia tak terkecuali di Jerman sendiri. Wasit yang saat itu belum faham betul tentang teknik diving dalam sepakbola mengganjar Monzon dengan kartu merah sekaligus memberikan penalti bagi Der Panzeer yang akhirnya membuat Jerman menjadi kampiun Piala Dunia 1990. Dalam perkembangannya, diving telah dijadikan sebuah teknik baru dalam dunia sepakbola. Beberapa tim memang sengaja menerapkan teknik ini dalam prakteknya untuk memudahkan mereka mencetak gol ke gawang lawan. Sampai sekarang, FIFA belum mampu menemukan jalan keluar yang efektif untuk menghukum jera para pelaku diving.
2. Provokasi
Provokasi adalah cara terefektif untuk mengadu-domba lawan. Provokasi memang belum begitu jelas halal, haramnya dalam sepakbola. Beberapa pihak menganggap provokasi adalah halal karena seni yang terkandung di dalamnya. Namun tak sedikit yang menganggap hal ini adalah sebuah dosa besar dan menodai unsur fair play dalam sepakbola. Sama halnya dengan diving, provokasi juga menjadi senjata rahasia bagi beberapa pemain yang dikenal pandai bersilat lidah untuk melakukan psywar atau ejekan yang kadang menjurus kepada rasisme dan pelecehan agama. Pesepakbola ini juga dibekali teknik dan skill khusus untuk melakukan hal yang tidak semua orang bisa lakukan ini. Mereka antara lain: Joe Barton, Marco Materazzi, Robbie Savage, dll. Cukup fenomenal saat aksi Materazzi memanas-manasi Zinedine Zidane di Final PD 2006 Jerman. Materazzi yang memang berlidah licin dengan sukses memprovokasi Zizou yang dikenal sebagai pemain kalem. Hingga Zidane yang habis kesabaran lantas menanduk Materazzi sehingga wasit mengusir kapten Prancis kala itu keluar lapangan. Provokasi lebih sulit dideteksi ketimbang diving karena tak terlalu terlihat secara visual melainkan secara verbal.
3. Meludah di Lapangan
Meludah adalah hal yang wajar dilakukan setiap manusia, namun jika kebiasaan itu masuk ke lapangan hijau apakah ini bisa dibilang boleh? Banyak pesepakbola melakukan hal ini. Umumnya mereka meludahkan permen karet atau hanya sekedar melepaskan beban di pikiran. Pesepakbola tenar macam Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo dikenal sebagai tukang ludah dalam sepakbola. FIFA sejauh ini masih menganggap hal ini sebagai hal yang biasa dan tak memberi peringatan apapun pada pemain yang melakukannya. Namun jika ini mengganggu keindahan dalam sepakbola nampaknya ini harus menjadi perhatian bagi FIFA.
Beberapa aspek diatas nampaknya menjadi sebuah hal yang menarik dalam sepakbola. Aspek ini mnjadi menarik karena di olahraga lain kamera tak pernah menangkap kejadian tersebut dalam prakteknya. Apakah pembaca pernah melihat pemain bulutangkis tiba-tiba menjatuhkan diri, atau pemain basket membuang permen karet di lapangan, atau juga pemain catur memprovokasi lawan. Jika belum, maka inilah keindahan sepakbola. Halal atau tidak memang belum jelas. Namun yang pasti ini adalah hal yang membuat banyak orang tertarik menyaksikan sepakbola.

Minggu, 11 September 2011

PERSIPURA = BARCELONANYA INDONESIA

Prestasi super mentereng Persipura Jayapura dalam kompetisi ISL musim lalu memang banyak mengundang pujian dari banyak kalangan. Persipura dianggap tim yang paling stabil dibanding tim-tim lain di Liga Super musim lalu. Persipura juga dianggap tim tersukses milik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Dengan bakat asli Papua, Mutiara Hitam menjadi kekuatan paling menakutkan di ISL musim lalu. Tak salah jika banyak pengamat sepakbola nasional membandingkan mereka dengan klub tersukses di dunia Barcelona. Bahkan saya pribadi menjuluki The Black Pearls sebagai Azulgrananya Indonesia. Berikut beberapa fakta yang membuat saya menjuluki Persipura dengan julukan tersebut:
1. Bermain Super Atraktif
Saya rasa semua pembaca setuju jika penampilan Persipura di musim 2010/2011 adalah yang paling atraktif dibanding tim peserta Liga Super yang lain. Persipura tak pernah bermain membosankan dengan bertahan atau mengulur-ulur waktu sekalipun bermain di kandang lawan. Persipura memainkan tiki-taka yang menurut saya 65% sempurna. Persisam dan Persib mereka kandaskan di kandangnya sendiri. Mencetak 63 gol sepanjang musim berarti mereka mencetak 1,9 gol rata-rata tiap pertandingan. Jumlah itu yang paling banyak dibanding tim peserta yang lainnya.
2. Formasi
Jika banyak tim menganggap Barca dan Persipura memainkan 4-3-3, saya justru melihat mereka bermain 4-2-3-1. Kedua tim sama-sama mengandalkan kreatifitas lini tengah dan kecepatan serta umpan-umpan pendek yang memanjakan mata para penikmatnya.
3. Boaz=Messi (Inspirator)
Jika melihat dari peran keduanya untuk masing-masing tim, saya rasa keduanya memiliki peran yang sama besar. Tak hanya jadi top skor di masing-masing klub tapi juga dianggap pemain paling kontributif bagi timnya. Keduanya tak hanya sekedar pemain biasa, namun keberadaan mereka dalam tim dianggap sebagai penyemangat dan mengangkat moral pemain lainnya. Soal posisi keduannya menempati 1 pos yang sama, yaitu satu tempat di belakang penyerang tunggal. Bochi di belakang Tibo dan Messiah di belakang David "el guaje" Villa.
4. Zah Rahan=Xavi (Otak Serangan)
Keduannya adalah sosok paling sentral di tim. Peran keduannya sama-sama sebagai playmaker sekaligus motor serangan bagi timnya. Baik Zahrahan maupun Xavi adalah komandan di lini tengah masing-masing tim. Keduannya tak letih berlari meminta bola dan membaginya kepada pemain-pemainnya yang lebih bebas. Keduannya tak jarang datang dari lini ke dua untuk membuat gol tak terduga.


5. Tibo=Villa
Peran keduannya sama-sama sebagai finisher bagi tim mereka masing-masing. Tibo adalah ujung tombak di Persipura yang disokong 3 gelandang serang. Kabes di kiri Boaz di tengah dan Tinus Pae di kanan. Sedang Villa didukung Pedro di kiri, Messi di tengah dan Iniesta di kanan.
6. Juara Liga
Yng paling fenomenal adalah titel juara liga domestik bagi masing-masing tim. Bagi Persipura ini adalah gelar kedua dalam Indonesia Super bagi Barca ini adalah torehan sensasional yang kesekian kalinya.
7. Pelatih Bertangan Dingin
Bak sebuah rumah yang kokoh selalu ada arsitek hebat yang mendesainnya. Tak terkecuali dalam dunia Sepakbola, peran pelatih selalu vital dalam tim sebagai pembangun karakter tim yang dibesutnya. Hal ini juga terjadi pada tim Persipura, dengan tangan dingin JFT (Jacksen F Tiago) The Black Pearl menjadi sebuah kekuatan menyeramkan di daratan Indonesia. Pep Guardiola menjadi pelatih tersukses Barca sepanjang sejarah melampaui torehan Johan Cruyff. Memberi banyak titel dalam 3 tahun melatih tim tentu bukan barang mudah, namun tangan dinginnyalah yang membuat semua itu berhasil.